Sunday, September 9, 2012

Not While I'm Around


Sepanjang hidup, saya baru merasakan sekali menjalin Hubungan Jarak Jauh. Sebelumnya malah saya tidak percaya dengan jenis hubungan itu. Bagi saya, kebutuhan afeksi berupa sentuhan tidak bisa digantikan, bahkan dengan BBM atau video conference se-intens mungkin. Ada masamasa di mana katakata sulit diucapkan atau dituliskan. Saat itulah belaian, genggaman, usapan, dan pelukan bisa berbahasa lebih banyak dengan cara yang sangat sederhana, sentuhan fisik.

Namun, saat akhirnya menjalani Hubungan Jarak Jauh, saya harus berkompromi. Saya harus mencari cara lain yang bisa menyalurkan kebutuhan afeksi saya. Saat itulah lagulagu sangat berperan. Lagulagu, meski tidak berwujud fisik dan hanya bisa didengar, sama halnya seperti sentuhan, dengan caranya sendiri lagulagu membahasakan semua yang kita rasakan. Karenanya semasa menjalani Hubungan Jarak Jauh, saya senang bertukaran lagu. Bagi saya, lagulagu bisa menggantikan kehadiran seseorang yang jauh di sana.

Salah satu lagu yang menjadi favorit saya untuk diberikan kepada orangorang yang saya rindukan dan jauh di sana adalah Not While I’m Around yang dinyanyikan oleh Jamie Cullum. Lirik lagu ini sangat sederhana. Musiknya sangat menenangkan jiwa. Dengar mendengar lagu ini, saya bisa merasakan kehangatan orangorang terdekat saya. Not While I’m Around membuat saya merasa aman seperti yang dikatakan liriknya:


“Nothing’s gonna harm you, not while I’m around.

No one’s gonna hurt you, not while I’m around.”


Pertama kali mendengarkan lagu Not While I’m Around di album the Pursuit od Happines – Jamie Cullum, entah mengapa saya langsung teringat orangorang yang saya sayangi. Teman-teman dekat saya. Setelahnya, saya senang sekali mengirimkan lagu ini ke orangorang yang sedang dekat dengan saya. Sedikit posesif memang, saya ingin dengan mendengarkan lagu ini, mereka tahu bahwa saya berusaha selalu ada ketika mereka sedang merasa sendiri. Saya ingin mereka tidak merasa takut bahwa tidak ada yang menemani mereka di tengah kekhawatiran yang sedang dijalaninya. Meski secara fisik saya tidak ada, tapi melalui lagu ini saya ingin ada di sekitar mereka.


“No one’s gonna hurt you / No one’s gonna dare.

Others can desert you / Not to worry,

whistle, I’ll be there””


Lagu Not While I’m Around adalah lagu yang selalu ada di playlist saya. Ketika saya sedang merasa sendiri. Tidak ada pasangan atau berada jauh dari teman, saya memutar lagu ini untuk menghadirkan mereka. Musiknya seperti sentuhan, menjinakan keresahan dan kekhawatiran. Liriknya bagai ucapan menenangkan dari seorang teman. Saya senang sekali mendengarkannya menjelang tidur. Kadang saya bisa menangis hanya dengan mendengarkan lagu ini saking meresapinya. Membayangkan bahwa dalam kondisi terpuruk, ada seseorang datang dan melantunkan lirik ini:


“Nothing can harm you

Not while I’m around..”


Not While I’m Around sebenarnya bisa dimaknai tidak sekedar hubungan asmara, bisa jadi keluarga atau pertemanan. Saya malah menganggap lagu ini adalah salah satu lagu ninak bobok versi kontemporer. Kelak jika saya memiliki anak, lagu ini akan jadi lagu yang saya nyanyikan sambil menemani mereka tidur. Saya ingin ketika mereka dewasa dan harus berpisah jauh dengan saya, Not While I’m Around bisa menjadi semacam siulan yang mereka bunyikan untuk merasakan kehadiran saya. Di mana pun mereka berada, saya akan selalu hadir bersama lagu ini.


*) mengenang lagu Not While I’m Around – Jamie Cullum


ditulis @omemdisini dalam http://omemdisini.com


No comments:

Post a Comment