Sunday, September 2, 2012
Same Sky Different Place
Title : Same Sky Different Place
Length : 615 words
Inspired by : Only U-Super Junior
Bogor hari ini
Matahari pagi menunjukkan sinarnya dari ufuk timur. Awal September yang cerah. Seorang gadis tersenyum dibalik selimut yang menutupi tubuhnya.
“Welcome September.” Ia bangun dan bergegas membuka jendela kamar, dihirupnya udara pagi yang sejuk.
Ini cerita tentang Bogor dan Seoul. Bogor yang mempunyai julukan kota hujan karena curah hujannya yang berlebih dibandingkan dengan kota lainnya. Bogor juga dijuluki kota seribu angkot akibatnya banyaknya angkot yang beroperasi mengakibatkan kemacetan dimana-mana. Sejauh mata memandang yang terlihat adalah kerumunan hijau,
karena angkot di kota bogor memang rata-rata berwarna hijau.
Bogor yang tak sesejuk dulu , tapi tetap bisa membuat warganya mengenakan jaket atau sweater ketika hujun turun. Payung adalah benda yang wajib dibawa jika ingin berkeliling di kota Bogor. Karena hujan di kota ini bisa datang kapan saja tanpa diduga. Peribahasa ‘sedia payung sebelum hujan’ memang menjadi peribahasa yang cocok sekali untuk kota Bogor.
Bogor juga menyimpan berjuta cerita dan kenangan bagi gadis yang saat ini sedang asik mengutak-atik ponselnya. Bola matanya bergerak mengikuti pergerakan timeline twitter. Jemarinya tak kalah lincah membalas mention ataupun meretweet kata-kata yang menurutnya perlu untuk diketahui oleh followersnya. Seperti pagi-pagi kemarin, ia tak lupa membuka twitter profile seseorang yang sudah menjadi rutinitas wajib baginya. Ditatapnya foto yang menjadi avatar dari twitter itu.
Kalimat manis meluncur dari bibirnya, “Kau tahu, seseorang pernah berkata padaku, sejauh apapun jarak, selama kita masih memandang langit yang sama, itu tandanya kita dekat bukan? Selamat pagi kesayanganku. Have a great day! (^-^)”
Sebuah panggilan dari arah dapur menyadarkannya bahwa ia punya aktifitas yang harus dijalaninya hari ini. “I’m comiiiing Mom.” Ia pun berjalan menjauh dari tempat tidur dan membuka pintu kamarnya. Senyuman ramah sang ibu adalah pemandangan pertama yang ia lihat.
Seoul hari ini
Seorang pemuda berusia sekitar dua puluh tujuh tahun terbangun dari tidurnya ketika mendengar alarm ponselnya berdering. Ia meraih samsung galaxy note miliknya dan melihat tanggal hari ini. Saturday, 1st September 2012. Bersamaan dengan itu terdengar suara yang sudah sangat familiar baginya.
“Hyeong (kakak laki-laki) Ireona Ppali (cepatlah bangun) dan segera bergegas. Schedule kita sangat padat hari ini.”
Lelaki yang dipanggil Hyeong itu menggeliat lalu menyingkirkan selimut dari tubuhnya. Kesadarannya belum sepenuhnya terkumpul ketika sebuah handuk mendarat tepat dipunggungnya.
“Hyeong, cepat mandi!”
“Eo,” jawabnya singkat sambil mengacak rambut. Matanya masih terasa lengket dan sulit untuk terbuka. Perlahan ia menyeret tubuhnya menjauhi tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi.
“Mimpi itu lagi,” gumamnya seraya memperhatikan wajahnya di cermin. “Aisssh, kenapa setiap bermimpi hal itu membuatku selalu tak nyenyak tidur.” Ia membasuh wajahnya berkali-kali.
Bayangan gadis itu kembali menguasai pikirannya ketika ia baru saja memulai aktifitasnya hari ini. Sudah sejak tiga tahun yang lalu, seringkali ia bermimpi hal yang sama. Ia tak bisa memastikan dengan jelas bagaimana rupa wajahnya, namun ia bisa merasakan setiap gadis itu datang ke mimpinya, hatinya menjadi tenang. Tapi, ketenangan itu tak bertahan lama, tergantikan dengan kegelisahan yang ia sendiri tak tahu datangnya dari mana ketika mimpi itu harus berakhir dan ia membuka mata dipagi harinya. Seolah-olah, sang gadis dalam mimpinya itu tak rela berpisah dengannya. Tak banyak yang bisa ia ingat dari mimpi misteriusnya. Langit biru, sekumpulan ombak di laut, pasir putih, gaun berwarna jingga dan aroma jeruk. Ketika ia berusaha mengajak gadis itu berbicara di alam mimpi, sang gadis nampak kebingungan, seperti tak paham dengan apa yang disampaikannya.
“Mimpi yang sama, dengan orang yang sama, terulang terus menerus. Ahhh, ini semua bisa membuatku gila! Sebenarnya, siapa gadis itu?” ucapannya membuat sekumpulan pemuda lain yang berada satu mobil dengannya kaget.
“Hyeong, waeyo (ada apa)?”
“Ahh, tidak ada apa-apa,” pemuda itu mencoba mengalihkan perhatiannya dengan memandang langit Seoul pagi ini. “Langitnya cerah,” ungkapnya dan semakin membuat sekumpulan orang di mobil itu terheran-heran dengan sikapnya.
===================================
Only U
ENGLISH TRANSLATION
Can you listen to my words, don’t say anything yet
Actually I’m so insecure, without you how do I live each day?
I know you haven’t ended yet,
But don’t cry over the empty space that I left
My heart only has you, your heart only has me.
Similar sentiments, the proof of our love
The same sky, different place.
We’re separated for now
for this instant, something to never forget
Please remember
I will remember the love you gave me
No one can take over you
That only love, I will keep in the bottom of my heart
Making you wait so long, I’m sorry
In my life only you are most special
My heart only has you, your heart only has me.
Similar sentiments, the proof of our love
The same sky, different place.
We’re separated for now
for this instant, something to never forget
Please remember
Actually you understand right
Without you i can’t live, without me you can’t live
An almost torn heart, take a deep breath
Who said that hurt will slowly heal is empty words
I love you, I love you, I love you, even if you can’t hear
Sorry Sorry Sorry I have regrets
F.O.R.E.V.E.R I will hold your hand tight
Just like when we first met, we will be back together
Be my love, I need you girl.
To me there is only you, you know that right
the sharpness of cold wind, like it’s beating me to be by your side
The you that grasps my hand
The you that follows my steps
Until the day that we meet again, I won’t let go of your hand
My heart only has you, your heart only has me.
Similar sentiments, the proof of our love
The same sky, different place.
We’re separated for now
for this instant, something to never forget
Please remember
ditulis oleh @ittibanwife dalam http://orangepumpkingirl.wordpress.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment