2 September 2012 | 16:30 | Cloudy sky | Jogja
“When you love someone just be brave to say that you want him to be with you, when you hold your love don’t ever let it go or you will loose your chance to make your dream come true.”
…
Kata-kata itu memang indah dan ringan saat dilantuntakan oleh Endah n Rhesa di lagu ‘when you love someone’ namun juga memiliki arti yang berat untuk di rasakan.
Karena setiap manusia pasti menginginkan kisah cinta yang indah dan saat pernyataan cinta mengalir begitu saja. Kenyataannya? Sulit.
Hanya sapaan hai yang aku dapat, begitu juga dengannya, namun kalimat sederhana seperti hai itulah yang berarti sangat luar biasa besar bagaikan emas berlian di dunia ini. Agak berlebihan memang, tapi bukannya cinta memang begitu? suka melebihkan yang sederhana namun sulit menyederhanakan yang berlebih.
Seandainya saja menyatakan cinta semudah membalikan telapak tangan, pasti tidak akan ada lagi keresahan. Seandainya saja semua rasa cinta berakhir bahagia pasti tidak akan ada lagi kesedihan di dunia. Seandainya…
Bukannya takut untuk menyatakan cinta, namun takut karena reaksi dari sang penerima, dan takut, takut kalau reaksi yang diberikan kepada penyata cinta tidak seindah seperti apa yang selama ini tersaji indah dalam imaji.
Mengatakannya sih gampang. “aku mencintaimu, kamu mau nggak jadi kekasihku?”
Hanya kata-kata yang tidak lebih dari 1 paragraf saja, namun sulitnya sama seperti kalau ingin mengucapkan kata wasiat ketika akan meninggal.
...Namun terima kasih banyak, karena sapaan “hai” dan kehadiranmu yang masih dapat aku nikmati dari kejauhan itu memberikan aku kekuatan untuk selalu menyayangimu.
ditulis @sindhukaton dalam http://myliseory.blogspot.com
No comments:
Post a Comment